|
1
|
Nilai-Nilai dan Filsafat Pancasila
TIK :
Mahasiswa dapat memahami
nilai-nilai jati diri bangsa melalui pengkajian filsafat pancasila sehingga
akan tumbuh kearifan yang integratif dalam dimensi kompetensi kewarganegaraan
yakni civics knowledge, civics skills,
civics comitment, civics convidence dan civics competence
|
1.
Pengertian Pancasila
2.
Kedudukan, Fungsi dan Peranan Pancasila
3.
Pancasila dalam Pendekatan Filsafat
4.
Makna Pancasila sebagai Dasar Negara
5.
Makna Pancasila sebagai Etika Politik
6.
Makna dan Implementasi Pancasila sebagai Ideologi
Nasional
7.
Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Nasional
|
|
2
|
Rumusan
dan Sistematika Pancasila dalam Sejarah Perkembangan Ketatanegaraan Indonesia
TIK :
Mahasiswa
dapat mengetahui dan memahami sejarah rumusan dan sistematika Pancasila
dikaitkan perkembangan sistem ketatanegaraan yang pernah terjadi di Indonesia
|
1.
Rumusan dalam Periode 17 Agustus 1945 –27
Desember 1949
2.
Rumusan dalam Periode 27 Desember 1949– 17
Agustus 1950
3.
Rumusan dalam Periode 17 Agustus 1950 –5 Juli
1959
4.
Rumusan dalam Periode 5 Juli 1959 –sekarang
·
Masa 5 Juli 1959 – 11 Maret 1966
·
Masa 11 Maret 1966 – 19 Oktober 1999
·
Masa 19 Oktober 1999 - kini
|
|
3
|
Identitas
Nasional Bangsa Indonesia
TIK:
Mahasiswa dapat memahami dan
menjelaskan
pengertian identitas nasional, parameter identitas nasional serta unsure
pembentuk identitas nasional sehingga memiliki daya tangkal terhadap berbagai
hal yang akan menghilangkan identitas nasional Indonesia
|
1.
Hakekat Bangsa dan Hakekat Negara
2.
Latar Belakang Identitas Nasional
3.
Pengertian Identitas Nasional
4.
Unsur-Unsur Identitas Nasional
5.
Keterkaitan Globalisasi dengan Identitas Nasional
6.
Keterkaitan Integrasi Nasional dengan Identitas
Nasional
7.
Revitalisasi Pancasila sebagai Pemberdayaan
Identitas Nasional
|
|
4
|
Nasionalisme
Bangsa Indonesia
TIK:
Mahasiswa mampu memahami dan
menjelaskan pentingnya nasionalisme dalam nuansa globalisasi dan otonomi
daerah dalam hubungannya dengan ipaya menjaga integrasi bangsa Indonesia
|
1.
Pengertian Nasionalisme
2.
Nasionalisme Indonesia sebagai Prasyarat Integrasi Nasional
3.
Derivasi Konsep Nasionalisme Indonesia
4.
Paham Kebangsaan/Nasionalisme
5.
Integrasi dan Nasionalisme dan hubungannya dengan Otonomi
Daerah (desentralisasi)
|
|
5
|
Demokrasi
dan Pendidikan Demokrasi di Indonesia
TIK :
Mahasiswa dapat memahami dan
menjelaskan tentang pengertian, makna dan manfaat demokrasi, nilai-nilai
demokrasi dan jenis demokrasi serta penerapannya di Indonesia dalam konteks
pendidikan demokrasi
|
1.
Latar Belakang dan Pengertian Demokrasi
2.
Jenis-Jenis Demokrasi
3.
Nilai-Nilai Demokrasi di Indonesia
4.
Keunggulan Demokrasi
5.
Sejarah Perkembangan Demokrasi di Indonesia
6.
Pendidikan Demokrasi
7.
Hubungan Demokrasi dengan Pemilu
|
|
6
|
Hak dan
Kewajiban Warga Negara serta Tugas dan Tanggung Jawab Negara
TIK :
Mahasiswa dapat memahami dan
menjelaskan tentang pengertian bangsa dan Negara, perbedaan penduduk dan
warga Negara, azas dan sistem kewarganegaraan, unsure penentu
kewarganegaraan, tata cara dan bukti memperoleh kewarganegaraan di Indonesia.
Juga tentang hak dan kewajiban warga negara maupun tugas dan tanggung jawab
negara
|
1.
Pengertian Bangsa dan Negara
2.
Konsep Dasar Penduduk dan Warga Negara
3.
Azas dan Sistem Kewarganegaraan
4.
Sejarah Kewarganegaraan di Indonesia
5.
Problem Status Kewarganegaraan
6.
Hak dan Kewajiban Warga Negara
7. Tugas dan Tanggung Jawab Negara
|
|
7
|
Konstitusi
dan Penegakan Aturan Hukum (Rule of Law)
TIK :
Mahasiswa dapat memahami dan
menjelaskan tentang konsep dasar konstitusi, perubahan konstitusi serta
penegakan konstitusi sebagai aturan hukum termasuk lembaga yang berwenang
sebagai penegak hukum di
Indonesia
|
1.
Konsep Dasar Konstitusi (istilah, pengertian,
klasifikasi, nilai dan sifat)
2.
Perubahan Konstitusi
3.
Pengertian dan Lingkup Rule of Law
4.
Prinsip-Prinsip Rule of Law secara Formal dan Indonesia
5.
Strategi Pelaksanaan (Pengembangan) Rule of Law
di Indonesia
6.
Lembaga Penegak Hukum di Indonesia
|
|
8
|
Perkembangan
Hak Azasi Manusia (HAM) di Indonesia
TIK :
Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan
tentang hak asasi manusia,
perkembangan pemikiran tentang
hak asasi manusia, sejarah penegakan HAM serta permasalahan penegakan HAM di
Indonesia oleh lembaga penegak HAM
|
1.
Latar Belakang dan Pengertian serta Konsep Dasar
HAM
2.
Perkembangan Pemikiran Hak Azasi Manusia
3.
HAM pada Tataran Global
4.
Sejarah Penegakan HAM di Indonesia
·
Masa Sebelum Konstitusi
·
Masa Konstitusi RIS
·
Masa Konstitusi 1950
·
Masa UUD 1945 Sebelum Amandemen
·
Masa UUD 1945 Pasca Amandemen
5.
Permasalahan dan Penegakan HAM di Indonesia
6.
Lembaga Penegak HAM di Indonesia
7.
Hambatan Penegakan HAM di Indonesia
8.
Tantangan Penegakan HAM di Indonesia
|
|
9
|
Mengenal
Geopolitik Indonesia dalam Perspektif Wawasan Nusantara
TIK :
Mahasiswa dapat memahami dan
menjelaskan menjelaskan tentang pentingnya geopolitik sebagai upaya
memperkuat ketahanan wawasan nusantara
|
1.
Latar Belakang Geopolitik
2.
Pengertian Geomorfologi Negara
3.
Pengertian Teori Geopolitik
4.
Beberapa Pandangan Para Pemikir Geopolitik
5.
Geopolitik Indonesia
6.
Geopolitik dan Hukum Kewilayahan
7.
Latar Belakang Filosofis Wawasan Nusantara
8.
Implementasi Wawasan Nusantara dalam Kehidupan
Nasional
9.
Ajaran Dasar Wawasan Nusantara
10.
Unsur Dasar Konsepsi Wawasan Nusantara
11.
Hakekat Wawasan Nusantara
12.
Asas Wawasan Nusantara
13.
Arah Pandang Wawasan Nusantara
14.
Kedudukan, Fungsi dan Tujuan Wawasan Nusantara
15.
Sasaran Implementasi Wawasan Nusantara
16.
Pemasyarakatan/Sosialisasi wawasan Nusantara
17.
Tantangan Implementasi Wawasan Nusantara
18.
Prospek Implementasi Wawasan Nusantara
19.
Keberhasilan Implementasi Wawasan Nusantara
|
|
10
|
Mengenal
Geostrategi Indonesia dan Ketahanan Nasional
TIK :
Mahasiswa dapat memahami dan
menjelaskan tentang pentingnya geostrategic sebagai upaya memperkuat
ketahanan nasional. Dalam skala yang lebih luas, mahasiswa juga diharapkan
dapat mengetahui pentingnya aspek ketahanan nasional dalam konteks kehidupan
berbangsa dan bernegara
|
1.
Latar Belakang Geostrategi
2.
Pengertian Geostrategi
3.
Perkembangan Konsep Geostrategi Indonesia
4.
Ketahanan Nasional sebagai Perwujudan Geostrategi
Indonesia
5.
Latar Belakang dan dan Pokok-Pokok Pikiran
Ketahanan Nasional
6.
Pengertian dan Konsepsi Ketahanan Nasional
7.
Hakekat Ketahanan Nasional Indonesia
8.
Azas-Azas Ketahanan Nasional Indonesia
9.
Sifat Ketahanan Nasional Indonesia
10.
Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional terhadap
Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
|
|
11
|
Politik
dan Strategi Nasional
TIK :
Mahasiswa dapat memahami dan
menjelaskan tentang politik strategi nasional mulai konsep, dasar pemikiran
hingga proses penyusunan maupun implementasi politik dan strategi nasional di
Indonesia
|
1.
Pengertian Politik, Strategi dan Politik Strategi
Nasional
2.
Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi
Nasional
3.
Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
4.
Stratifikasi Politik Nasional
5.
Politik Pembangunan Nasional dan Manajemen
Nasional
6.
Implementasi Politik dan Strategi Nasional
|
|
12
|
Mengenal
Tata Pemerintahan yang Baik
TIK :
Mahasiswa dapat memahami dan
menjelaskan tentang tata pemerintahan yang baik (Good Governance) dan dapat menjelaskan
fenomena dan penerapannya dalam sistem pemerintahan di Indonesia saat ini
|
1.
Latar Belakang dan Pengertian Good Governance
2.
Prinsip-Prinsip Good Governance
3.
Pilar-Pilar Good Governance
4.
Agenda Good Governance
5.
Good Governance dalam Kerangka Otonomi Daerah
6.
Pengalaman Kota-kota percontohan dalam penerapan
Good Governance di Indonesia
|
Selasa, 25 September 2012
TUGAS KELOMPOK
Rabu, 15 Agustus 2012
TAFAKUR RAMADAN
TAFAKUR RAMADAN (1)
~ PERBEDAAN
MEMBAWA HIKMAH ~
Bulan penuh
rahmat telah datang! Rahmat itu, utamanya, diberikan kepada orang-orang yang
menjalani puasa Ramadan dengan penuh hikmah. Karena itu, bulan Ramadan identik
dengan bulan ‘berburu hikmah’. Berpuasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga.
Atau, apalagi sekedar menggugurkan kewajiban belaka. Puasa Ramadan harus mampu
mengubah kualitas diri menjadi lebih baik. Lahir dan batin.
Untuk
memperoleh hikmah sebanyak-banyaknya itulah, selama Ramadan kali ini Jawa Pos
dan Kaltim Pos menurunkan kolom TAFAKUR yang akan diisi oleh Agus Mustofa,
mantan wartawan Jawa Pos yang kini telah beralih profesi menjadi penulis buku. Karyanya
yang sudah lebih dari 40 judul buku itu dikenal sebagai serial Diskusi Tasawuf
Modern yang laris manis. Anda akan diajaknya berburu hikmah dengan caranya yang
khas, yakni memadukan pemahaman spiritualitas yang mendalam dengan sudut
pandang ilmu pengetahuan modern.
Selamat
berpuasa Ramadan. Selamat bertafakur. Semoga Allah mengaruniakan barokah dan
hikmah sebanyak-banyaknya kepada kita semua...
* * *
Selasa, 14 Agustus 2012
Terompet Isrofil Mulai Ditiup? Misteri Suara Aneh Terdengar di Banyak Negara
Posted on Februari 10, 2012 Sumber : http://indocropcircles.wordpress.com
Terompet Malaikat Isrofil Mulai Ditiup? Misteri Suara Aneh Terdengar di Banyak Negara
Menyambut Kiamat, Terompet Sangkakala Malaikat Izrofil Akan Ditiup 3 Kali:
Tiupan Pertama: Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan)
Tiupan Kedua: Nafkhatul sa’aq (untuk mematikan)
Tiupan Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali)
Tiupan Kedua: Nafkhatul sa’aq (untuk mematikan)
Tiupan Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali)
“Suara yang aneh telah terdengar di beberapa negara dan kota-kota dunia mulai pertengahan 2011 hingga puncaknya di bulan Januari 2012 lalu. Bahkan masih terdengar hingga bulan Februari dan mungkin di bulan-bulan berikutnya.”
Suara ini layaknya terdengar seperti suara kingkong atau terdengar seperti suara terompet besar yang sedang ditiup. Suara ini sangat misterius, karena tak diketahui asalnya dan terdengar di banyak tempat di muka bumi.
Beberapa saksi mendengar suara aneh tersebut seperti berasal dari dalam Bumi, namun ada juga yang mengira suara aneh tersebut berasal dari langit. Tepatnya tiada orang yang mengetahui dengan pasti dari mana asal suara aneh, misterius dan seram tersebut.
Sekelompok Ilmuwan Berhasil Menemukan Letak Terompet Malaikat Isrofil
Sekitar tahun 2005 silam sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan observasi terhadap alam semesta untuk menemukanbentuk sebenarnya dari alam semesta rayaini sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar saja.
Dengan menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP ), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebut alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet..!!
Di mana pada bagian ujung belakang wilayah “terompet” alam semesta itu merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable)
Beginilah bentuk cosmos jagat raya yang ditemukan oleh saintis, berbentuk terompet. Semakin kearah ujung "terompet" (sebelah kanan) maka semakin banyak galaksi dan bisa diamati.
Hukum Zakat
Barangkali bentuk penghasilan
yang paling menyolok
pada
zaman sekarang ini adalah apa yang diperoleh dari
pekerjaan
dan profesinya.
Pekerjaan yang
menghasilkan uang ada
dua macam.
Pertama adalah pekerjaan yang dikerjakan sendiri tanpa tergantung
Pertama adalah pekerjaan yang dikerjakan sendiri tanpa tergantung
kepada orang lain,
berkat kecekatan tangan
ataupun otak.
Penghasilan yang
diperoleh dengan cara
ini merupakan
penghasilan profesional,
seperti penghasilan seorang doktor,
insinyur, advokat
seniman, penjahit, tukang
kayu dan
lain-lainnya.
Yang kedua, adalah
pekerjaan yang dikerjakan seseorang buat
pihak lain-baik pemerintah, perusahaan, maupun
perorangan
dengan memperoleh upah,
yang diberikan, dengan tangan, otak,
ataupun kedua-
duanya. Penghasilan dari
pekerjaan seperti
itu berupa gaji, upah,
ataupun honorarium.
Langganan:
Postingan (Atom)