Senin, 26 Desember 2011

“Analisis Sosial Budaya Pendidikan Keagamaan pada Pondok Pesantren di Kabupaten Konawe”.

ABSTRAK
Oleh : M. Idris

Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana sistem pembelajaran pada pondok pesantren di Kabupaten Konawe?, (2) Sejauhmana pengaruh nilai budaya ritual keagamaan terhadap pembinaan santri pada pondok pesantren di Kabupaten konawe?, (3) Bagaimana jalinan interaksi sosial warga pondok pesantren dengan komunitas sekitar pesantren di Kabupaten Konawe?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pembelajaran pada pondok pesantren di Kabupaten Konawe,  untuk mengetahui pengaruh budaya ritual keagamaan terhadap pembinaan santri pada pondok pesantren di Kabupaten Konawe, dan untuk mengetahui jalinan interaksi warga pesantren dengan komunitas sosial sekitar pesantren.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yaitu berupaya mungungkapkan fakta-fakta dan memberi interpretasi secara obyektif  sesuai dengan data dan fakta yang ditemukan di lapangan, dan berupaya pula menghubungkan antara fakta yang satu dengan dengan fakta lainnya, sehingga dapat melahirkan kesimpulan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pondok pesantren sebagai sub kultur masyarakat  menggunakan pendekatan akomodatif dan membuka diri terhadap  pelaksanaan budaya ritual keagamaan masyarakat sekitar pondok pesantren, mereka mengambil peran penting dalam pelaksanan budaya ritual keagamaan yang digelar masyarakat. (2) Terdapat budaya ritual keagamaan masyarakat  yang tidak lagi dilaksanakan, dan ada juga yang sudah jarang dilaksanakan. Salah satu faktor pendukung pergeseran budaya ritual itu adalah adanya pencerahan-pencerahan sepiritual yang dilakukan warga pondok pesantren.
Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa budaya ritual keagamaan masyarakat sekitar pondok pesantren mempunyai pengaruh positif terhadap pembinaan santri. Pengaruh tersebut berupa penambahan  kegiatan belajar ekstra kurikuler dalam mempersiapkan santri mengikuti  dan mengemban amanah dalam pelaksanaan budaya ritual keagamaan masyarakat.


Kata kunci : budaya ritual keagamaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar